0811 488 169

Kontak Kami Segera



Instagram

#aloysiusrenwarin Tag

Law Firm Aloysius Renwarin > Posts tagged "#aloysiusrenwarin"

Yakolina Kwalik Ditunjuk Pimpin Yahamak, Perkuat Somasi ke PT Freeport

Rapat pergantian pengurus Yahamak (Hubertus Gobay-Suara Papua)   JAYAPURA — Dalam sebuah pertemuan di kota Jayapura, Papua, Rabu (22/4/2026), Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) resmi menunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur baru menggantikan mama Yosepha Alomang. Penunjukan ini menandai peralihan penuh tanggung jawab organisasi kepada Yakolina Kwalik, mulai dari pengelolaan program, koordinasi kegiatan, hingga administrasi yayasan. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi lanjutan Yahamak dalam menindaklanjuti somasi yang sebelumnya dilayangkan mama Yosepha Alomang kepada PT Freeport Indonesia. Somasi itu berkaitan dengan sejumlah janji bantuan perusahaan yang hingga kini belum direalisasikan. Anggota DPRP Papua Tengah, Yohanes Kemong, yang turut hadir dalam pertemuan itu, mengatakan,...

Continue reading

Yahamak Tunjuk Yakolina Kwalik Sebagai Direktur

Pertemuan Tim Kuasa Hukum Mama Yosepha Alomang dan Anggota DPRP Papua Tengah Yohanes Kemong, di Kota Jayapura, Papua (22/04/2026).-Jubi/ Aida Ulim. JAYAPURA – Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan atau Yahamak menunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur baru, Rabu (22/4/2026). Yakolina Kwalik menggantikan posisi Mama Yosep Alomang, untuk mengelola kegiatan dan program yayasan. Seluruh tanggung jawab yayasan, mulai dari pelaksanaan kegiatan, koordinasi, administrasi hingga program kerja, kini sepenuhnya dialihkan kepada Yakolina Kwalik. Penunjukan ini merupakan langkah lanjutan dalam menyikapi somasi yang dilayangkan oleh Mama Yosepha Alomang kepada PT Freeport Indonesia. Somasi tersebut berkaitan dengan belum terealisasinya sejumlah janji bantuan dari perusahaan tambang emas dan tembaga...

Continue reading

Firma Hukum Aloysius Renwarin & Partners Kawal Keadilan untuk Suster Natalia Situmorang

Suster Natalia Situmorang. (Foto: Dok. Pribadi) JAYAPURA  – Firma Hukum Aloysius Renwarin & Partners di Jayapura menyatakan komitmen penuh untuk mendukung upaya penegakan keadilan yang sedang diperjuangkan oleh Suster Natalia Situmorang di Sumatera Utara. “Sebagai wujud tanggungjawab profesi dan integritas hukum, kami menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum yang adil, transparan, dan non-diskriminatif,” kata Aloysius Renwarin, Senin (20/4/2026). Dukungan ini bukan sekadar pendampingan hukum, melainkan manifestasi dari keberpihakan terhadap nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan. “Kami berpegang teguh pada prinsip bahwa proses hukum harus berjalan objektif dengan menjunjung tinggi asas due process of law. Oleh karena itu, kami akan mengawal setiap tahapan...

Continue reading

Pengacara Papua Dukung Penegakan Hukum Kasus Uang Nasabah Rp 28 Miliar di BNI Aek Nabara

Pengacara senior Papua Aloysius Renwarin, SH. Foto: Istimewa JAYAPURA — Pengacara senior Papua Aloysius Renwarin, SH menegaskan, pihaknya berkomitmen mendukung penuh upaya penegakan keadilan kasus penggelapan uang sebesar Rp 28 miliar yang sedang diperjuangkan pengurus dan anggota Credit Union (CU) Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi, Aek Nabara, Rantauprapat, Sumatera Utara. “Sebagai bagian dari tanggung jawab profesi dan integritas hukum, kami memandang bahwa setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan hukum yang adil, transparan, dan tanpa diskriminasi,” ujar Aloysius Renwarin di Jayapura, Papua, Senin (20/4). Menurut Alosysius, pendiri Firma hukum Aloysius Renwarin & Partners, dukungan tersebut bukan sekadar bentuk pendampingan hukum, tetapi juga wujud keberpihakan terhadap...

Continue reading

Pejuang HAM Papua Mama Yosepha Alomang Somasi PT Freeport: Abaikan Janji Bantuan

JAYAPURA, MEDIACITRANUSANTARA - Nama Mama Yosepha Alomang sudah tidak asing di telinga para aktivis hak asasi manusia (HAM) baik di Papua maupun Indonesia. Berkat dedikasinya yang tinggi, ia bahkan pernah meraih penghargaan internasional di Amerika Serikat pada awal tahun 2000-an. Namun, nasibnya kini justru memprihatinkan setelah janji bantuan dari PT Freeport Indonesia tidak kunjung terealisasi. Melalui kuasa hukumnya, Aloysius Renwarin, S.H., M.H., dan rekan-rekannya, Mama Yosepha resmi melayangkan surat somasi kepada perusahaan tambang emas dan tembaga yang beroperasi di Tembagapura, Mimika itu. Langkah ini diambil lantaran berbagai komitmen bantuan yang disepakati sejak bertahun-tahun lalu tidak dipenuhi. Dalam somasi tersebut, Mama Yosepha...

Continue reading

Yosepha Alomang : Saya Sudah Sakit, Mata Tak Bisa Lihat

Kunjungan dari Pemberdayaan Masyarakat PT Freeport Ricky Komol dan Mr Stieve bertemu dengan Mama Yosepha Alomang disaksikan rekan rekan pengacara termasuk Aloysius Renwarin- Jubi/ist JAYAPURA, JUBI – Siang itu, kami bertemu Yosepha Alomang, pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dan peraih penghargaan Lingkungan Hidup Goldman dari Amerika Serikat 2001 atas perjuangannya terhadap pelestarian lingkungan Bumi Amungsa di Kota Jayapura, Jumat (10/4/2026). “Saya sudah sakit lama, mata sudah buta, tak bisa lihat lagi,” katanya. “Saya datang ke sini untuk minta saudara Aloysius Renwarin bantu dampingi urus mama punya masalah ini,” kata Mama Yosepha Alomang kepada jubi.id di ruang kerja Kantor Pengacara Aloysius Renwarin di Perumnas...

Continue reading

Mama Yosepha Alomang Somasi PT Freeport

Penyerahan surat somasi dari kuasa hukum Mama Yosepha Alomang kepada pihak Manajemen PT. Freeport yang diwakili oleh Ricky Komol dan Mr. Stieve, di Kota Jayapura, Papua Jumat (10/04/2026).-Jubi/Aida Ulim   JAYAPURA, JUBI –  Pejuang Hak Asasi Manusia atau ham dan lingkungan asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Mama Yosepha Alomang melayangkan somasi terhadap PT Freeport, tambang emas dan tembaga yang beroperasi di Tembagapura, Mimika. Somasi itu dilayangkan Mama Yosepha Alomang melalui tim kuasa hukumnya Aloysius Renwarin, SH, MH dan kawan-kawan. Somasi itu berkaitan dengan tidak terealisasinya janji bantuan dari PT Freeport sejak beberapa tahun lalu. Dalam somasinya, Mama Yosepha Alomang memberikan batas waktu 14 hari...

Continue reading

Tim Hukum Maniap Kogoya: Pengisian Wakil Bupati Nduga Rentan Terjadi Masalah Hukum Jika Abaikan Administrasi

Ketua Tim Hukum Bakal Calon Wakil Bupati Nduga, Aloysius Renwarin bersama Bakal Calon Wakil Bupati Nduga, Maniap Kogoya. JAYAPURA - Penegasan tersebut disampaikan Aloysius Renwarin selaku Ketua Tim Hukum Bakal Calon Wakil Bupati Nduga, Maniap Kogoya bersama Tim Hukum Law Firm Aloysius Renwarin & Partners di Jayapura, Selasa (7/4/2026). Menurut Aloysius, meskipun mekanisme penetapan calon Wakil Bupati dilakukan melalui Pansus DPRK Nduga, masih terdapat aspek administratif yang harus dicermati, terutama terkait status pemberhentian calon dari jabatan sebelumnya yang hingga kini belum ditetapkan secara resmi. “Keabsahan jabatan publik tidak hanya ditentukan oleh proses politik, tetapi juga oleh terpenuhinya seluruh persyaratan administratif secara sah dan...

Continue reading

Keluarga Almarhum Bupati Dinard Kelnea Tanggapi Isu Keberangkatan Tim DPRK Nduga ke Jakarta

Perwakilan Perwakilan Keluarga Almarhum Bupati Nduga, Niap Kogeya. JAYAPURA — Menanggapi isu keberangkatan Ketua DPRK Nduga, Sekretaris, dan tim ahli hukum Pansus DPRK Nduga ke Jakarta Keluarga almarhum Bupati Nduga, Dinard Kelnea angkat bicara. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Niap Kogeya selaku perwakilan keluarga almarhum Bupati Nduga, Dinard Kelnea di Jayapura, Selasa (7/4/2016). “Ada isu menyangkut keberangkatan Ketua DPRK Nduga, sekretaris, dan juga ahli hukum ke Jakarta. Kami sangat menghargai itu. Namun, ke Jakarta ini untuk kepentingan pemerintah daerah juga serta lembaga DPRK Nduga, atau menyangkut pemilihan kekosongan wakil bupati tanggal 16 kemarin,” ujar Niap kepada Berita Papua di Jayapura, Senin (6/4/2026). Menurut keluarga almarhum,...

Continue reading

Kuasa Hukum Bakal Calon Wakil Bupati Nduga Desak Pansus Verifikasi Ulang, Cederai Prinsip Demokrasi

Tampak Aloysius Renwarin Kuasa hukum Bakal Calon Wakil Bupati Nduga, Maniap Kogoya saat mendampingi Bakal Calon Wakil Bupati Nduga, Maniap Kogoya.   JAYAPURA — Kuasa hukum bakal calon Wakil Bupati Nduga, Maniap Kogoya, menilai proses verifikasi yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Nduga telah mencederai prinsip demokrasi dan berpotensi menimbulkan konflik. Bahkan, ia mendesak pergantian Pansus jika terbukti tidak mampu bekerja secara profesional karena tekanan atau intimidasi. Pernyataan tegas itu disampaikan Aloysius Renwarin dihadapan Bakal Calon Wakil Bupati Nduga, Maniap Kogoya dan 5 partai pengusung di kantor hukumnya, Law Firm Aloysius Renwarin & Partners, di Jayapura, pada Senin (30/3/2026). “Dengan verifikasi yang salah, cacat hukum,...

Continue reading